Menilik Program Gerbang Pembayaran Nasional atau GBN

0
28

Apa itu Gerbang Pembayaran Nasional? Seperti dilansir dari bi.go.id, Gerbang Pembayaran Nasional atau GBN adalah sebuah sistem yang terinterkoneksi antar switching dan interoperabilitas (saling dapat dioperasikan) ke segala sistem pem  bayaran.

Mengapa Bank Indonesia meluncurkan program GBN ini? Terwujudnya GBN ini dikarenakan BI ingin menyatukan segala sistem pembayaran yang ada di setiap bank agar menjadikannya satu peraturan yang seimbang.

Salah satu penerapan GBN yang akan direalisasi adalah dengan penerapan logo identitas kedaulatan nasional pada sistem pembayaran ritel seperti penggunaan logo pada kartu kredit atau debit. Hal ini bertujuan untuk memperluas instrument pembayaran untuk seluruh masyarakat.

GBN juga mempunyai sasaran utama sesuai visi dan misinya. Adapun beberapa sasaran utama yang diinginkan dari program ini adalah sebagai berikut.

Baca Juga: Mobile Payment Sebagai Sarana Transaksi Pembayaran Praktis Tanpa Uang Tunai

Pengertian Gerbang Pembayaran Nasional

Dilansir dari nontunai.com, sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur tentang Gerbang Pembayaran Nasional, Bank Indonesia melakukan pembentukan tiga Lembaga GBN sebagai penghubung atara pihak penyelenggara dan pihak yang terhubung. Berikut ini penjelasan dari tiga sistem lembaga tersebut.

  1. Lembaga Standar, yaitu lembaga yang mengatur segala teknis, detil dokumen, tata cara maupun langkah-langkah pemrosesan standar teknologi yang dibutuhkan yang dibentuk oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
  2. Lembaga Switching atau pengalih, adalah lembaga yang berfungsi untuk pemrosesan segala data transaksi pembayaran semua nasabah di dalam negeri.
  3. Lembaga Service atau jasa, yakni lembaga yang bertugas untuk menjaga keamanan transaksi, menangani masalah transaksi dan memperluas penerimaan uang non tunai.

Sasaran Utama Gerbang Pembayaran Nasional

Sebagai salah satu program Bank Indonesia, Gerbang Pembayaran Nasional mempunyai tiga sasaran utama yaitu:

  • Menciptakan lingkungan sistem pembayaran yang saling terinterkoneksi (saling sambung menyambung), terinteroperabilitas (saling dapat dioperasikan) dan dapat melaksanakan pemrosesan transaksi yang mencakup otorisasi, kliring dan setelmen secara domestik.
  • Meningkatkan perlindungan nasabah seperti pengamanan data transaksi disetiap transaksi pembayaran.
  • Meyakinkan ketersediaan dan integritas data transaksi sistem pembayaran nasional untuk mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter, efisiensi intermediasi, dan resiliensi sistem keuangan.

Dengan ini, akan banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh pihak bank maupun pelanggannya untuk transaksi pembayaran secara domestik atau dalam negeri. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut fungsi-fungsi dari Gerbang Pembayaran Nasional.

Lembaga yang Telah Terdaftar di Gerbang Pembayaran Nasional

Sejak adanya program ini ditetapkan, Bank Indonesia telah melakukan penandatanganan Perjanjian Konsorsium (PK) antara empat pihak bank dengan empat lembaga switching terpercaya.

Dilansir dari dailysocial.id, setelah Perjanjian Konsorsium, BI juga melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan menetapkan pihak atau lembaganya antara lain PKS Interkoneksi Switching antara empat lembaga switching yaitu Artajasa Pembayaran Elektronik, Rintis Sejahtera, Alto Network, dan Jalin Pembayaran Nusantara (JPN).

Perjanjian Kerjasama lainnya juga dilakukan antara lain PKS Interoperabilitas antara tujuh bank Yaitu Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Central Asia (BCA), CIMB Niaga, Bank Permata, dan Bank Artha Graha. Serta, PKS Uang Elektronik dengan empat penerbit uang elektronik yaitu Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Central Asia (BCA).

Baca Juga: E-Money Untuk Segala Transaksi Pembayaran dalam Satu Kartu

Manfaat Gerbang Pembayaran Nasional

Dengan terbentuknya program ini, tentunya GBN akan membawa banyak manfaat untuk kita terutama pada saat melakukan transaksi pembayaran. Berikut beberapa manfaat yang kita dapatkan dari Gerbang Pembayaran Nasional.

  • Mempermudah transaksi pembayaran antar bank di dalam negeri dengan adanya logo nasional dari GBN.
  • Mengurangi mesin ATM masing-masing bank dimana nanti akan diganti semuanya menjadi satu ATM untuk semua bank.
  • Masyarakat tidak perlu lagi menggunakan kartu debit atau kredit karena segala transaksi bisa dilakukan di mesin ATM maupun mesin EDC yang sama.
  • Meningkatkan efisiensi pihak penyelenggara maupun nasabah atau pelanggannya.
  • Mempermudah investasi infrastruktur untuk segala transaksi peminjaman maupun pembayarannya.
  • Perlindungan segala transaksi pembayaran lebih terjaga dan aman.
  • Biaya tarik tunai antar bank akan lebih murah.
  • Segala transaksi keuangan nasional berikut dengan lembaga-lembaganya akan lebih tertata dengan baik.

Sebagai dukungan Gerakan Nasional Non Tunai dari Bank Indonesia, program Gerbang Pembayaran Nasional ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk mempermudah transaksi pembayaran kita di dalam negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here